Petani Binaan Polres Kuansing Panen Jagung, Hasilnya Tembus 7 Ton
YPASNEWS
POLEZ.ID – Petani holtikultura di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singingi Hilir, Kuantan Singingi (Kuansing) melakukan panen raya jagung pipil, Selasa (20/10/2026).
Hasilnya, terbilang fantastis yakni sebanyak 7 ton jagung pipil diatas lahan seluas 2,8 hektar pada Kuartal III ini.
Keberhasilan petani tidak terlepas berkat binaan polisi di Polsek Singingi Hilir dalam perawatan tanaman hingga sampai pada produktivitas.
Dalam panen raya jagung itu, AKBP Hidayat Perdana, selaku Kapolres Kuansing hadir sebagai bentuk dukungan atas keberhasilan petani dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Turut hadir juga Kabag SDM Polres Kuantan Singingi KOMPOL Jufri, Kasat Lantas Polres Kuantan Singingi AKP Bahrul S, Camat Singingi Hilir Ns. H. Andhi Syamsul, Kapolsek Singingi Hilir IPTU Alferdo Krisnata Kaban.
Kemudian, Kanit Reskrim Polsek Singingi Hilir IPDA Rico Salomo Hutabarat, Kepala Desa Sungai Buluh Imam Suroyo, Direktur BUMDes Amanah Sejahtera Junaidi, Sekretaris Kecamatan Singingi Hilir Amin Basuki, Koordinator BPP Singingi Hilir Nal Hendri, perangkat desa, kelompok tani, masyarakat, serta personel Polsek Singingi Hilir.
Hidayat Perdana sampaikan, bahwa kegiatan panen raya jagung pipil ini merupakan bentuk nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Panen raya jagung pipil ini merupakan salah satu dukungan kita terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian serta mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia,” ujarnya.
Beliau menegaskan bahwa Polri siap mendukung berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk di bidang pertanian dan ketahanan pangan.
“Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat terus terjalin dengan baik. Dengan kerja sama dan semangat gotong royong, kita optimistis sektor pertanian dapat berkembang dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pertanian di Desa Sungai Buluh, diserahkan bantuan berupa dua unit alat bantu penyiraman tanaman jenis keep, delapan kantong bibit jagung pipil Bisi-2, serta tiga jerigen pupuk cair berkapasitas masing-masing lima liter.
”Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu petani dalam menunjang kegiatan budidaya jagung serta mendorong peningkatan hasil produksi pada masa tanam berikutnya,” harap dia.



